8th Sep 2014
"Hidup terlalu mengejutkan untuk memastikan apa pun."
Source: Zarah (Supernova 4: Parikel)
7th Sep 2014
"Pada akhirnya, seluruh hidup kita menjadi spiritual tanpa perlu dicari-cari."
Source: Elena (Supernova 4: Partikel)
7th Sep 2014
"Pengkhianatan ada dalam batin setiap manusia, hanya menunggu momen yang tepat untuk menyeruak, dirayakan, dan diamini sebagai titik lemah dari kemanusiaan."
Source: Zarah (Supernova 4: Partikel)
7th Sep 2014
"Semua pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban. Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan cuma waktu."
Source: Ayah (Supernova 4: Partikel)
6th Sep 2014

Ayo Baca: Supernova 3 (Petir)

Di buku ketiga ini, walaupun awal cerita diawali dengan kisah lanjutan dari Dimas dan Reuben, selebihnya Petir menceritakan seorang gadis sebatang kara, Elektra, yang tinggal di kota Bandung. Berkat perkenalannya dengan ibu Sati, seorang yogini, kehidupan monoton seorang Elektra mulai sedikit berubah. Ditambah lagi setelah dirinya bertemu dengan seorang entrepreneur muda urakan bernama Toni.

Kehadiran Toni dan ibu Sati mengubah Elektra yang kuper dan tidak punya motivasi dalam menjalani kehidupan menjadi seorang Elektra yang menyembuhkan dan menginspirasi.

Baru setelah Elektra merasa nyaman dalam lingkungannya yang baru, Bong datang ke dalam lingkaran hidupnya dan lagi-lagi, Elektra harus mengalami dunia yang berguncang.

Dibandingkan dengan dua novel pendahulunya, cerita yang ditampilkan di seri yang ketiga ini tampil lebih sebagai beberapa serpihan yang terlihat tidak saling berhubungan, namun sebenarnya ada hubungan kuat dibaliknya. Sehingga novel ini terkesan memaksakan adanya hubungan antara Petir dan kedua novel pendahulunya.

Tapi selebihnya, Petir layak dibaca dan diselami petualangannya.

Selamat membaca!

-E

6th Sep 2014
"Banyak hal yang nggak perlu kedengaran bunyinya, tapi kelihatan tindakannya."
Source: Mi’un (Supernova 3: Petir)
6th Sep 2014
"Akan tiba saatnya orang berhenti menilaimu dari wujud fisik, melainkan dari apa yang kamu lakukan."
Source: Elektra (Supernova 3: Petir)
5th Sep 2014
"Setiap pertemuan pasti memiliki maksud yang sempurna."
Source: Ibu Sati (Supernova 3: Petir)
5th Sep 2014
"Pada saat engkau mengira telah berhasil menebak logika hidup, pada saat itulah ia kembali memuntir dirinya ke arah tak terduga dan jadilah kau objek lawakan semesta."
Source: Elektra (Supernova 3: Petir)
5th Sep 2014

Ayo Baca: Supernova 2 (Akar)

Berbeda dengan serinya yang pertama (Supernova 1: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh), kali ini Supernova 2 menceritakan sebuah kisah perjalanan anak yatim piatu bernama Bodhi.

Bodhi, yang dibesarkan di wihara oleh Guru Liong, akhrinya meninggalkan tempat ia dibesarkan dan bertualang ke Asia Tenggara. Di Bangkok, ia bertemu dengan pria eksentrik bernama Kell yang mengajarinya seni tato. Setelah melalui petualangan yang berliku di berbagai negara, Bodhi akhirnya kembali ke Indonesia. Ia dipertemukan dengan tokoh punk karismatik bernama Bong. Sejak itu, Bodhi menjadi bagian dari komunitas punk dengan perannya sebagai seniman tato.

Di serinya yang kedua ini, Supernova akan membawa kita para pembaca ke dalam sebuah petualangan mendebarkan yang memiliki hubungan erat dengan usaha menemukan jati diri. Di buku tersebut dijelaskan secara implisit bahwa setiap tempat yang sudah pernah dikunjungi, sedikit banyak akan membawa dampak ke dalam jiwa. Dampak yang seperti apa? Baca bukunya dan kamu akan mengerti.

Selamat Membaca!

-E